Portofolio Murid Lihat disini

Rangkuman IPA kelas 7 kisi-kisi ujian kenaikan kelas

Berikut adalah daftar 21 kisi-kisi resmi Ujian IPA Kelas 7 yang akan diujikan, kisi-kisi didapat dari sekolah SMP N 10 Palembang

  1. Pengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri tertentu
  2. Menganalisis tingkatan takson
  3. Perubahan ekosistem pada rantai makanan
  4. Jenis interaksi antar makhluk hidup
  5. Menghitung perpindahan benda
  6. Pengaruh resultan gaya terhadap gerak benda
  7. Kunci dikotomi
  8. Aturan binomial nomenklatur
  9. Kunci determinasi
  10. Gejala alam abiotik dan biotik
  11. Hubungan komponen abiotik dan biotik
  12. Jenis-jenis simbiosis
  13. Perubahan populasi dalam jaring-jaring makanan
  14. Konsumen puncak dalam jaring-jaring makanan
  15. Konsep gerak
  16. Menghitung kelajuan rata-rata dan kecepatan rata-rata
  17. Gerak semu
  18. Ciri-ciri makhluk hidup
  19. Metamorfosis pada katak
  20. Hukum Newton I, II, dan III
  21. Kingdom Monera

Gunakan daftar di atas sebagai panduan atau checklist saat belajar. Bagian mana yang sudah kalian kuasai? Yuk, lanjut baca rangkuman lengkapnya di bawah!

Halo teman-teman! Menjelang ujian IPA kelas 7, berikut adalah rangkuman materi super lengkap dan detail berdasarkan kisi-kisi resmi. Rangkuman ini didesain ringkas dan berpoin-poin (scannable) agar kalian lebih cepat menghafal dan paham tanpa lelah membaca teks yang panjang. Selamat belajar!


A. CIRI, KLASIFIKASI, DAN TATA NAMA MAKHLUK HIDUP

18. Ciri-Ciri Makhluk Hidup

  1. Bernapas (Respirasi): Menghirup oksigen ($O_2$) dan mengeluarkan karbon dioksida ($CO_2$) untuk menghasilkan energi.
  2. Memerlukan Nutrisi: Makan dan minum sebagai sumber energi, pertumbuhan, dan perbaikan sel rusak.
  3. Bergerak: Perubahan posisi seluruh tubuh (aktif, contoh: hewan berjalan) atau sebagian tubuh (pasif, contoh: daun tumbuhan mengikuti arah cahaya).
  4. Peka terhadap Rangsang (Irabilitas): Kemampuan merespons perubahan lingkungan (contoh: daun putri malu menguncup saat disentuh).
  5. Tumbuh dan Berkembang: Tumbuh bersifat kuantitatif (tambah ukuran, tinggi, berat, dan ireversibel). Berkembang bersifat kualitatif (pematangan fungsi organ/menuju dewasa).
  6. Berkembang Biak (Reproduksi): Menghasilkan keturunan untuk melestarikan jenisnya agar tidak punah.
  7. Pengeluaran Zat Sisa (Ekskresi): Membuang zat racun hasil metabolisme yang tidak terpakai (contoh: urine, keringat, $CO_2$).
  8. Beradaptasi: Kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan untuk bertahan hidup (contoh: kaktus berdaun duri untuk kurangi penguapan).

1. Pengelompokan Makhluk Hidup (Klasifikasi)

  1. Dasar Klasifikasi: Persamaan dan perbedaan ciri fisik (morfologi, anatomi, fisiologi), manfaat, ukuran, serta tempat hidupnya.
  2. Tujuan: Menyederhanakan objek studi, mempermudah identifikasi, mempelajari, dan mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup (contoh: vertebrata vs avertebrata).
  3. Sistem Klasifikasi Modern: Menggunakan sistem 5 kingdom (Monera, Protista, Fungi, Plantae, Animalia) yang dicetuskan oleh Robert H. Whittaker.

21. Kingdom Monera

  1. Karakteristik Utama: Bersifat Prokariotik (inti sel tidak memiliki membran inti), uniseluler (sel tunggal) atau membentuk koloni, dan berukuran mikroskopis.
  2. Anggota Utama: Bakteri (contoh: Escherichia coli) dan Alga Biru/Cyanobacteria (contoh: Anabaena).
  3. Peran Menguntungkan: Lactobacillus bulgaricus (pembuatan yoghurt), bakteri pembusuk (dekomposer), dan probiotik.
  4. Peran Merugikan: Bakteri patogen penyebab penyakit, seperti Salmonella typhimurium (tipus) dan Mycobacterium tuberculosis (TBC).

2. Menganalisis Tingkatan Takson

  1. Definisi Takson: Urutan kelompok makhluk hidup dari tingkatan tertinggi (umum) ke tingkatan terendah (spesifik).
  2. Urutan Takson Hewan: Kingdom → Filum → Kelas → Ordo → Famili → Genus → Spesies.
  3. Urutan Takson Tumbuhan: Kingdom → Divisi → Kelas → Ordo → Famili → Genus → Spesies.
  4. Aturan Hubungan Ciri: Semakin ke bawah (menuju Spesies), jumlah anggota semakin sedikit, tetapi persamaan ciri yang dimiliki semakin banyak.

8. Aturan Binomial Nomenklatur (Tata Nama Ganda)

  1. Penemu: Carolus Linnaeus.
  2. Struktur Nama: Terdiri dari tepat 2 kata dalam bahasa Latin atau yang dilatinkan.
  3. Kata Pertama: Menunjukkan Genus (marga), huruf pertama wajib ditulis KAPITAL (contoh: Panthera).
  4. Kata Kedua: Menunjukkan Penunjuk Spesies, huruf pertama wajib ditulis kecil (contoh: tigris).
  5. Aturan Penulisan: Wajib dicetak miring (italic) jika diketik komputer, atau digarisbawahi per kata secara terpisah jika ditulis tangan.
  6. Contoh: Macan tutul menjadi Panthera tigris atau Panthera tigris.

7 & 9. Kunci Dikotomi dan Kunci Determinasi

  1. Kunci Dikotomi: Kunci identifikasi yang terdiri dari dua pernyataan yang saling berlawanan atau berpasangan (ya/tidak, A/B) mengenai ciri fisik makhluk hidup.
  2. Kunci Determinasi: Serangkaian pernyataan ciri bernomor yang digunakan untuk menentukan famili, genus, atau spesies suatu makhluk hidup.
  3. Cara Membaca Kunci: Selalu dimulai dari nomor 1a/1b, pilih pernyataan yang sesuai dengan ciri makhluk hidup, lalu ikuti nomor petunjuk di ujung kanan pernyataan hingga menemukan nama taksonnya.

B. EKOLOGI DAN INTERAKSI LINGKUNGAN

10. Gejala Abiotik dan Biotik

  1. Komponen Biotik: Seluruh makhluk hidup di dalam ekosistem (manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba).
  2. Komponen Abiotik: Benda-benda non-hidup yang memengaruhi kelangsungan ekosistem (tanah, air, udara, suhu, cahaya matahari, dan pH).
  3. Gejala Alam Biotik: Peristiwa akibat aktivitas makhluk hidup (contoh: hama wereng menyerang padi, fotosintesis, migrasi burung).
  4. Gejala Alam Abiotik: Peristiwa akibat sifat atau perubahan benda mati (contoh: terjadinya pelapukan batuan, pelangi, hujan, gempa bumi).

11. Hubungan Komponen Abiotik dan Biotik

  1. Saling Memengaruhi: Kedua komponen berinteraksi secara timbal balik di dalam ekosistem.
  2. Abiotik Memengaruhi Biotik: Air dan cahaya matahari (abiotik) menentukan kesuburan dan jenis tumbuhan (biotik) yang dapat hidup di suatu area.
  3. Biotik Memengaruhi Abiotik: Akar pohon/tumbuhan (biotik) mampu menahan struktur tanah (abiotik) sehingga mencegah terjadinya erosi dan longsor.

4 & 12. Jenis Interaksi dan Simbiosis

  1. Kompetisi: Persaingan antar makhluk hidup untuk memperebutkan sumber daya yang terbatas (contoh: padi dan rumput liar berebut unsur hara).
  2. Predasi: Interaksi makan-memakan antara mangsa (prey) dan pemangsa (predator) (contoh: singa memangsa rusa).
  3. Netralisme: Interaksi yang tidak saling memengaruhi antara dua makhluk hidup di habitat yang sama (contoh: ayam dan kambing di kebun).
  4. Simbiosis Mutualisme: Hidup bersama yang saling menguntungkan kedua pihak (contoh: bunga dan lebah, kerbau dan burung jalak).
  5. Simbiosis Komensalisme: Satu pihak diuntungkan, pihak lain tidak terpengaruh/tidak dirugikan (contoh: ikan remora dan hiu, tanaman anggrek pada pohon inang).
  6. Simbiosis Parasitisme: Satu pihak diuntungkan, pihak lain dirugikan (contoh: benalu pada pohon mangga, kutu pada rambut manusia).

3, 13, & 14. Dinamika Rantai Makanan & Jaring-Jaring Makanan

  1. Rantai Makanan: Jalur perpindahan energi makanan melalui peristiwa makan dan dimakan secara linear satu arah dari tingkat trofik rendah ke tinggi.
  2. Jaring-Jaring Makanan: Sekumpulan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan dan tumpang tindih dalam suatu ekosistem.
  3. Konsumen Puncak: Organisme yang berada di ujung paling akhir jaring makanan yang tidak memiliki predator alami lagi dalam ekosistem tersebut (contoh: elang, singa, hiu, manusia).
  4. Perubahan Populasi & Efek Domino: Jika satu komponen berubah (punah/meledak), seluruh ekosistem terpengaruh. Jika populasi katak mendadak habis, maka populasi belalang (mangsa katak) akan meledak drastis, sedangkan populasi ular (predator katak) akan menurun karena kekurangan makanan.

19. Metamorfosis pada Katak

  1. Jenis Metamorfosis: Sempurna (mengalami perubahan bentuk tubuh yang sangat kontras di setiap fasenya).
  2. Tahapan Fase: Telur → Kecebong/Berudu (tanpa kaki, hidup di air, punya ekor) → Berudu berkaki → Katak muda (ekor mulai menyusut) → Katak dewasa (ekor hilang total).
  3. Perubahan Organ Respirasi: Saat fase berudu bernapas menggunakan insang, sedangkan setelah menjadi katak dewasa bernapas menggunakan paru-paru dan kulit.

C. GERAK, GAYA, DAN HUKUM NEWTON

15. Konsep Gerak

  1. Definisi Gerak: Suatu benda dikatakan bergerak jika mengalami perubahan posisi atau kedudukan terhadap suatu titik acuan tertentu.
  2. Gerak Bersifat Relatif: Status gerak benda bergantung pada titik acuan yang dipilih. Contoh: Jika kamu berada di dalam mobil yang berjalan, kamu dikatakan bergerak terhadap pohon di pinggir jalan, tetapi dikatakan diam terhadap kursi mobil.
  3. Lintasan Gerak: Titik-titik yang dilalui oleh benda selama bergerak. Berdasarkan lintasannya, gerak dibedakan menjadi gerak lurus, melingkar, dan parabola.

5. Menghitung Jarak dan Perpindahan Benda

  1. Jarak (Skalar): Panjang seluruh lintasan yang ditempuh oleh benda tanpa memedulikan arah pergerakannya (semua angka panjang lintasan tinggal dijumlahkan).
  2. Perpindahan (Vektor): Perubahan posisi benda dari titik awal ke titik akhir dengan memperhatikan arah (dihitung sebagai panjang garis lurus dari titik start langsung ke finish).
  3. Contoh Analisis Kasus: Sebuah benda bergerak ke arah timur sejauh $4\text{ m}$, kemudian berbalik arah ke barat sejauh $3\text{ m}$.
    • Jarak Total: $4\text{ m} + 3\text{ m} = 7\text{ m}$
    • Perpindahan: $4\text{ m} - 3\text{ m} = 1\text{ m}$ ke arah timur.

16. Menghitung Kelajuan Rata-Rata dan Kecepatan Rata-Rata

  1. Kelajuan Rata-Rata: Besaran skalar yang dihitung dari hasil bagi antara total jarak yang ditempuh dengan total waktu tempuh.
    $$\text{Kelajuan } (v) = \frac{\text{Jarak Total } (s)}{\text{Waktu Total } (t)}$$
  2. Kecepatan Rata-Rata: Besaran vektor yang dihitung dari hasil bagi antara total perpindahan dengan total waktu tempuh.
    $$\text{Kecepatan } (\vec{v}) = \frac{\text{Perpindahan Total } (\Delta s)}{\text{Waktu Total } (t)}$$
  3. Satuan Internasional (SI): Satuan standar untuk kelajuan dan kecepatan adalah meter per sekon ($\text{m/s}$).

17. Gerak Semu

  1. Definisi: Kondisi di mana benda yang sebenarnya diam seolah-olah tampak bergerak akibat pengamat berada dalam posisi bergerak.
  2. Contoh Alami: Matahari dan bintang seolah-olah terbit di timur dan tenggelam di barat (padahal benda langit tersebut diam, dan Bumi yang berotasi dari barat ke timur).
  3. Contoh Sehari-hari: Pohon-pohon dan tiang listrik di pinggir jalan seolah-olah bergerak ke belakang saat kita melihatnya dari dalam mobil yang melaju kencang.

6. Pengaruh Resultan Gaya terhadap Gerak Benda

  1. Definisi Gaya ($F$): Tarikan atau dorongan yang diberikan pada benda yang dapat mengubah bentuk, arah, posisi, atau kecepatan benda.
  2. Resultan Gaya ($\Sigma F$): Perpaduan total dari dua atau lebih gaya yang bekerja pada suatu benda sekaligus.
    • Gaya Searah: Ditambahkan ($\Sigma F = F_1 + F_2$)
    • Gaya Berlawanan Arah: Dikurangkan ($\Sigma F = F_1 - F_2$)
  3. Analisis Pengaruh Gaya:
    • Jika $\Sigma F = 0$, gaya seimbang sehingga tidak mengubah kondisi gerak asli benda (benda tetap diam atau tetap bergerak konstan).
    • Jika $\Sigma F \neq 0$, gaya tidak seimbang sehingga benda diam akan bergerak, atau benda bergerak akan mengalami perubahan arah/kecepatan (dipercepat/diperlambat).

20. Hukum Newton (1, 2, dan 3)

  1. Hukum I Newton (Inersia / Kelembaman):
    • Bunyi: Jika resultan gaya yang bekerja pada benda sama dengan nol ($\Sigma F = 0$), maka benda yang mula-mula diam akan tetap diam, dan benda yang mula-mula bergerak akan tetap bergerak lurus beraturan (GLB).
    • Inti Konsep: Kecenderungan alami setiap benda untuk mempertahankan posisi aslinya.
    • Contoh: Tubuh kita mendadak terdorong ke depan saat mobil yang kita tumpangi direm secara mendadak.
  2. Hukum II Newton:
    • Bunyi: Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda sebanding dengan resultan gaya tersebut dan berbanding terbalik dengan massa bendanya.
    • Rumus Matematika: $$\Sigma F = m \times a \quad \text{atau} \quad a = \frac{\Sigma F}{m}$$ Keterangan: $\Sigma F = \text{Resultan Gaya (N)}$, $m = \text{Massa Benda (kg)}$, $a = \text{Percepatan } (\text{m/s}^2)$.
    • Contoh: Mendorong gerobak yang kosong terasa jauh lebih ringan dan melaju cepat dibandingkan mendorong gerobak yang penuh dengan muatan berat.
  3. Hukum III Newton (Aksi - Reaksi):
    • Bunyi: Ketika benda pertama memberikan gaya (aksi) kepada benda kedua, maka benda kedua akan memberikan gaya balik (reaksi) yang sama besar kepada benda pertama, tetapi dengan arah yang berlawanan.
    • Rumus Matematika: $$F_{\text{aksi}} = -F_{\text{reaksi}}$$
    • Contoh: Saat kita mendayung perahu, dayung mendorong air ke belakang (gaya aksi), dan secara bersamaan air akan mendorong perahu kita bergerak maju ke depan (gaya reaksi).

Semoga rangkuman gabungan ini bisa membantu kalian mendapatkan nilai sempurna di ujian IPA kelas 7 nanti. Jangan lupa share ke teman-teman sekelas ya! Semangat belajar!

Soal Nomor 1 (Klasifikasi Makhluk Hidup)

Tumbuhan dan hewan di alam sekitar dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompok tertentu berdasarkan persamaan dan perbedaan cirinya. Di bawah ini yang merupakan tujuan utama dari sistem klasifikasi makhluk hidup adalah...
A. Mengubah susunan genetik makhluk hidup agar menghasilkan varietas baru
B. Menyederhanakan objek studi agar mempermudah identifikasi dan mempelajari hubungan kekerabatan
C. Memisahkan komponen biotik dari lingkungan abiotiknya secara permanen
D. Menghitung jumlah total populasi makhluk hidup di bumi secara berkala

Soal Nomor 2 (Tingkatan Takson)

Apabila kita menganalisis urutan tingkatan takson makhluk hidup dari tingkatan tertinggi (umum) menuju ke tingkatan terendah (spesifik/Spesies), maka hubungan antara jumlah anggota dan persamaan cirinya adalah...
A. Jumlah anggota semakin banyak dan persamaan ciri semakin sedikit
B. Jumlah anggota semakin sedikit dan persamaan ciri semakin sedikit
C. Jumlah anggota semakin sedikit tetapi persamaan ciri semakin banyak
D. Jumlah anggota semakin banyak dan persamaan ciri semakin banyak

Soal Nomor 3 (Dinamika Rantai Makanan)

Perhatikan jalur linear rantai makanan berikut: Padi → Belalang → Burung Pipit → Elang. Jika petani melakukan penyemprotan insektisida besar-besaran yang merusak dan membasmi seluruh populasi belalang, perubahan ekosistem langsung yang akan terjadi adalah...
A. Populasi burung pipit akan menurun drastis karena kehilangan energi makanan
B. Populasi padi akan menurun drastis karena tidak ada hama
C. Populasi elang akan mendadak meledak jumlahnya di sawah
D. Burung pipit akan langsung berubah peran menjadi produsen

Soal Nomor 4 (Interaksi Makhluk Hidup)

Di sebuah petak persawahan, tanaman padi tumbuh berdampingan dengan rumput liar (gulma). Keduanya saling memperebutkan ketersediaan unsur hara, air, dan ruang yang terbatas di dalam tanah. Jenis interaksi yang terjadi antara kedua tanaman tersebut disebut...
A. Predasi
B. Kompetisi
C. Netralisme
D. Parasitisme

Soal Nomor 5 (Jarak dan Perpindahan)

Sebuah robot pembersih bergerak ke arah timur sejauh $8\text{ m}$, kemudian robot tersebut berbalik arah melaju ke barat sejauh $6\text{ m}$. Jarak total dan perpindahan robot tersebut berturut-turut dari posisi awalnya adalah...
A. $14\text{ m}$ dan $2\text{ m}$ ke arah timur
B. $2\text{ m}$ dan $14\text{ m}$ ke arah barat
C. $14\text{ m}$ dan $14\text{ m}$ ke arah timur
D. $2\text{ m}$ dan $2\text{ m}$ ke arah barat

Soal Nomor 6 (Resultan Gaya)

Apabila perpaduan total dari beberapa gaya yang bekerja pada suatu benda menghasilkan nilai seimbang atau resultan gaya sama dengan nol ($\Sigma F = 0$), maka pengaruh nyata yang terjadi pada benda tersebut adalah...
A. Benda diam akan langsung bergerak dengan percepatan tinggi
B. Benda mengalami perubahan arah lintasan secara acak
C. Kondisi gerak asli benda tidak berubah (benda diam tetap diam atau bergerak konstan)
D. Struktur fisik benda otomatis akan mengalami kerusakan atau penyusutan

Soal Nomor 7 (Kunci Dikotomi)

Kunci identifikasi dasar yang disusun dengan mengombinasikan dua pernyataan yang saling berlawanan atau berpasangan (seperti opsi ya/tidak atau karakteristik fisik A/B) dinamakan sebagai...
A. Kunci Dikotomi
B. Sistem Klasifikasi 5 Kingdom
C. Urutan Tingkatan Taksonomi
D. Aturan Binomial Nomenklatur

Soal Nomor 8 (Binomial Nomenklatur)

Menurut kaidah tata nama ganda (*Binomial Nomenklatur*) yang dicetuskan oleh Carolus Linnaeus, penulisan nama ilmiah untuk hewan macan tutul yang diketik secara benar menggunakan media komputer adalah...
A. panthera tigris
B. Panthera Tigris
C. Panthera tigris
D. Panthera tigris

Soal Nomor 9 (Kunci Determinasi)

Saat membaca dan menggunakan serangkaian pernyataan ciri bernomor pada lembar kunci determinasi untuk menentukan famili atau genus suatu makhluk hidup, langkah awal yang wajib dilakukan adalah...
A. Selalu dimulai dari pernyataan nomor 1a atau 1b, lalu mengikuti nomor petunjuk berikutnya di ujung kanan
B. Memilih nomor secara acak yang memiliki deskripsi teks paling panjang
C. Membaca dari baris terbawah atau nomor terakhir untuk mempercepat hasil
D. Menebak langsung nama spesies tanpa mencocokkan ciri-ciri fisik

Soal Nomor 10 (Gejala Alam Biotik & Abiotik)

Perhatikan beberapa peristiwa alam di bawah ini:
1) Terjadinya pelapukan batuan akibat perubahan suhu
2) Serangan hama wereng yang merusak perkebunan padi
3) Munculnya fenomena pelangi setelah hujan deras
4) Migrasi kelompok burung menuju wilayah yang lebih hangat
Peristiwa yang dikategorikan ke dalam **gejala alam abiotik** ditunjukkan oleh nomor...
A. 1) dan 2)
B. 1) dan 3)
C. 2) dan 4)
D. 3) dan 4)

Soal Nomor 11 (Interaksi Komponen Ekosistem)

Akar-akar pepohonan hutan (komponen biotik) mengikat dan menahan struktur lapisan tanah (komponen abiotik) dengan sangat kuat. Aktivitas ini mampu mencegah timbulnya bencana erosi dan tanah longsor. Contoh kasus tersebut membuktikan bahwa...
A. Komponen abiotik tidak membutuhkan keberadaan komponen biotik
B. Komponen biotik memiliki kemampuan untuk memengaruhi komponen abiotik sekitarnya
C. Tanah longsor murni dipicu oleh hilangnya energi panas matahari
D. Hubungan kedua komponen tersebut bersifat searah dan tidak ada timbal balik

Soal Nomor 12 (Simbiosis)

Tanaman anggrek liar yang hidup menempel pada bagian batang pohon mangga inang menunjukkan pola interaksi simbiosis komensalisme. Alasan ilmiah yang mendasari pengelompokan hubungan tersebut adalah...
A. Kedua belah pihak mendapatkan keuntungan materi yang setara
B. Anggrek mendapat keuntungan tempat hidup, sedangkan pohon mangga tidak terpengaruh atau dirugikan
C. Pohon mangga mengalami kerugian besar karena cairan nutrisinya diserap akar anggrek
D. Anggrek bertindak sebagai predator sekunder yang merusak jaringan inang

Soal Nomor 13 (Dinamika Populasi Jaring Makanan)

Dalam ekosistem sawah terdapat jaring-jaring makanan kompleks yang melibatkan komponen Rumput → Belalang → Katak → Ular. Jika karena suatu wabah penyakit seluruh populasi katak mati habis secara mendadak, perubahan populasi yang akan dialami oleh belalang adalah...
A. Menurun drastis karena persaingan dengan ular meningkat
B. Meledak drastis ke jumlah maksimal karena kehilangan predator alaminya
C. Tetap stabil dan tidak mengalami perubahan struktur rantai energi
D. Bermetamorfosis secara instan menjadi organisme pengurai

Soal Nomor 14 (Konsumen Puncak)

Organisme yang menempati trofik tertinggi atau berada di ujung paling akhir dari rangkaian jaring-jaring makanan, serta tidak memiliki hewan predator alami lain di ekosistemnya disebut sebagai...
A. Produsen Primer
B. Konsumen Tingkat I
C. Konsumen Puncak
D. Dekomposer Abiotik

Soal Nomor 15 (Konsep Gerak Relatif)

Seorang siswa duduk tenang di dalam bus pariwisata yang sedang bergerak cepat meninggalkan gedung sekolah. Berdasarkan teori bahwa gerak bersifat relatif, pernyataan status gerak yang paling tepat di bawah ini adalah...
A. Siswa dikatakan diam terhadap gedung sekolah yang ditinggalkannya
B. Siswa dikatakan bergerak terhadap kursi penumpang yang didudukinya
C. Siswa dikatakan bergerak terhadap gedung sekolah, namun diam terhadap kursi bus
D. Bus dikatakan diam terhadap pohon-pohon yang ada di pinggir jalan raya

Soal Nomor 16 (Perhitungan Kelajuan)

Sebuah sepeda motor menempuh total jarak sejauh $150\text{ meter}$ di sepanjang lintasan lurus dalam kurun waktu total selama $30\text{ sekon}$. Nilai kelajuan rata-rata sepeda motor tersebut berdasarkan Satuan Internasional (SI) yang benar adalah...
A. $5\text{ m/s}$
B. $45\text{ m/s}$
C. $180\text{ m/s}$
D. $4.500\text{ m/s}$

Soal Nomor 17 (Gerak Semu)

Saat kita mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi di jalan raya, objek-objek diam di luar jendela seperti barisan pohon dan tiang listrik seolah-olah tampak bergerak melesat ke arah belakang. Fenomena ini merupakan contoh nyata dari...
A. Gerak lurus berubah beraturan
B. Gerak semu
C. Gerak melingkar aktif
D. Gerak inersia absolut

Soal Nomor 18 (Ciri Makhluk Hidup)

Ketika daun tanaman putri (*Mimosa pudica*) diberi sentuhan fisik ringan menggunakan jari tangan, seluruh helai daunnya akan langsung mengatup rapat dengan cepat. Peristiwa ini menunjukkan ciri makhluk hidup berupa...
A. Mengeluarkan zat sisa hasil metabolisme (ekskresi)
B. Peka terhadap rangsang (iritabilitas)
C. Mengalami pertumbuhan ukuran secara ireversibel
D. Bernapas menyerap karbon dioksida

Soal Nomor 19 (Metamorfosis Katak)

Katak mengalami metamorfosis sempurna dalam siklus hidupnya. Transisi perubahan organ pernapasan yang digunakan oleh katak dari fase berudu (kecebong) hingga bertransformasi menjadi katak dewasa secara berurutan adalah...
A. Menggunakan trakea lalu berubah mengandalkan sistem insang luar
B. Menggunakan insang lalu berubah mengandalkan paru-paru dan kulit tipis lembap
C. Menggunakan paru-paru buku lalu beralih menggunakan stomata luar
D. Sepenuhnya hanya mengandalkan pori-pori kulit sejak fase awal telur

Soal Nomor 20 (Hukum Newton)

Saat kita mendayung sebuah perahu di atas permukaan air sungai, bilah dayung akan menggerakkan dan mendorong air ke arah belakang (gaya aksi). Secara bersamaan, air memberikan dorongan balik yang menyebabkan perahu melaju bergerak maju ke depan (gaya reaksi). Fenomena dinamika gerak ini menerapkan prinsip kerja...
A. Hukum I Newton (Inersia)
B. Hukum II Newton tentang percepatan linier
C. Hukum III Newton (Aksi - Reaksi)
D. Gaya gesek statis bernilai seimbang

Soal Nomor 21 (Kingdom Monera)

Organisme uniseluler yang diklasifikasikan ke dalam kelompok Kingdom Monera (seperti bakteri *Escherichia coli*) memiliki karakteristik utama yang sangat khas, yaitu bersifat prokariotik. Karakteristik prokariotik tersebut bermakna bahwa...
A. Struktur inti selnya tidak dilapisi oleh membran inti
B. Susunan tubuhnya terdiri atas miliaran sel aktif
C. Memiliki organ pencernaan mekanik yang kompleks
D. Mampu memproduksi cadangan makanan sendiri tanpa bantuan cahaya
🔒

Gembok Keamanan Kunci Jawaban

Halaman Pembahasan dan Kunci Jawaban ini terproteksi sistem. Silakan masukkan password akses guru untuk membuka dokumen.

Getting Info...

Posting Komentar

Harap bijaklah dalam berkomentar, tidak melakukan spam, iklan, link, provokasi, hoax, sara, pornograpi, berkata kasar, ujaran kebencian dan semua hal secara umum yang dilarang.
Pemberitahuan Cookie
Kami mengelola cookie untuk menyimpan pengaturan anda demi meningkatkan kemudahan anda pada situs ini, mohon klik "Accept" sehingga anda tidak perlu mengatur ulang settingan (seperti tema mode gelap/terang, bookmark artikel, terjemahan dll) ketika anda berkunjung kembali setelahnya.
Oops!
Ada yang salah dengan koneksi internet anda. Silahkan cek koneksi untuk kembali terhubung dan melanjutkan.
AdBlock Detected!
Kami mendeteksi anda menggunakan plugin AdBlock.
Harap matikan AdBlock anda untuk melanjutkan, Untuk bantuan silahkan hubungi Telegram @utakandila