| No | Indikator | Materi Pokok | No Soal | Jenis |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengenai ciri-ciri makhluk hidup | Ciri Makhluk Hidup | 1 | PG Biasa |
| 2 | Perbedaan makhluk hidup & tidak hidup | Makhluk Hidup vs Benda Mati | 2 | PG Biasa |
| 3 | Pelajari tentang kingdom | Klasifikasi – Kingdom | 3 | PG Biasa |
| 4 | Pelajari tingkatan takson | Tingkatan Takson | 4 | PG Biasa |
| 5 | Pelajari tentang komponen biotik | Komponen Biotik | 5 | PG Biasa |
| 6 | Pelajari soal interaksi | Interaksi Makhluk Hidup | 6 | PG Biasa |
| 7 | Fungsi klasifikasi | Klasifikasi Makhluk Hidup | 7 | PG Biasa |
| 8 | Membedakan antara pertumbuhan dan perkembangan | Pertumbuhan & Perkembangan | 8 | PGK |
| 9 | Penulisan nama ilmiah | Tata Nama Ilmiah | 9 | PGK |
| 10 | Pelajari interaksi herbivora | Interaksi Herbivora | 10 | PGK |
| 11 | Peran makhluk hidup dalam rantai makanan (1) | Rantai Makanan | 11 | PGK |
| 12 | Peran makhluk hidup dalam rantai makanan (2) | Aliran Energi | 12 | PGK |
| 13 | Fauna khas setiap daerah | Fauna Endemik Indonesia | 13 | PGK |
| 14 | Flora endemik/khas Indonesia | Flora Endemik Indonesia | 14 | PGK |
| 15 | Kegiatan manusia yang memengaruhi ekosistem | Dampak Manusia pada Ekosistem | 15 | PGK |
| 16 | Upaya pelestarian keanekaragaman hayati | Konservasi | 16 | PGK |
| 17 | Ciri bumi yang mendukung kehidupan | Bumi Planet Kehidupan | 17 | PGK |
| 18 | Planet kerdil | Planet Kerdil | 18 | PGK |
| 19 | Planet terestrial & raksasa gas | Jenis Planet | 19 | PGK |
| 20 | Memahami benda langit komet | Komet | 20 | PGK Kategori |
| 21 | Karakter komet | Karakteristik Komet | 21 | PGK Kategori |
| 22 | Perpindahan energi pada rantai makanan | Aliran Energi | 22 | PGK Kategori |
| 23 | Perbedaan fauna barat & timur | Fauna Indonesia | 23 | PGK Kategori |
| 24 | Pengaruh kegiatan manusia thd ekosistem | Dampak Aktivitas Manusia | 24 | PGK Kategori |
| 25 | Fakta & karakteristik bumi | Karakteristik Bumi | 25 | PGK Kategori |
| 26 | Menganalisis akibat revolusi | Revolusi Bumi | 26 | PGK Kategori |
| 27 | Karakter Pluto | Pluto | 27 | PGK Kategori |
| 28 | Posisi benda langit penyebab gerhana bulan | Gerhana Bulan | 28 | PGK Kategori |
| 29 | Manfaat gerakan bulan bagi manusia | Pengaruh Bulan | 29 | PGK Kategori |
| 30 | Karakteristik matahari | Matahari | 30 | PGK Kategori |
| 31 | Peran matahari dalam kehidupan | Peran Matahari | 31 | PGK Kategori |
| 32 | Peran matahari bagi tumbuhan (lumut, paku, berbiji) | Fotosintesis | 32 | Esai |
| 33 | Ciri khas kingdom Plantae | Kingdom Plantae | 33 | Esai |
| 34 | Contoh konservasi insitu dan ex situ | Konservasi | 34 | Esai |
| 35 | Menggambar posisi gerhana bulan | Gerhana Bulan | 35 | Esai |
1. CIRI MAKHLUK HIDUP & BENDA MATI
- Bernapas (Respirasi): mengambil O₂, mengeluarkan CO₂ + uap air. Hewan darat (paru-paru/trakea), air (insang), tumbuhan (stomata/lentisel). Benda mati tidak bernapas.
- Bergerak: seluruh tubuh (hewan) atau sebagian (tumbuhan). Gerak tumbuhan: tropisme (fototropisme, geotropisme, hidrotropisme), nasti (putri malu, daun lamtoro menutup sore), taksis (gerak pindah tempat, contoh Euglena mendekati cahaya).
- Peka terhadap Rangsang (Iritabilitas): hewan punya indra (mata, telinga, hidung, kulit, lidah). Tumbuhan: batang tumbuh ke arah cahaya, akar ke air dan pusat bumi, putri malu mengatup saat disentuh (tigmonasti).
- Memerlukan Makanan (Nutrisi): Autotrof (tumbuhan → fotosintesis), Heterotrof (hewan, manusia, jamur). Herbivora (tumbuhan), karnivora (daging), omnivora (campuran). Benda mati tidak butuh nutrisi.
- Tumbuh dan Berkembang: pertumbuhan → bertambah ukuran (kuantitatif), tidak dapat balik. Perkembangan → proses menuju kedewasaan (kualitatif), contoh: pubertas, muncul bunga. Pada hewan: metamorfosis sempurna (telur-larva-pupa-imago) dan tidak sempurna (telur-nimfa-imago).
- Berkembang Biak (Reproduksi): Generatif (kawin, melalui fertilisasi) → eksternal/internal. Vegetatif (tak kawin) → tunas, fragmentasi, stolon, umbi, dll. Contoh hydra bertunas, planaria fragmentasi. Benda mati tidak bereproduksi.
- Ekskresi: mengeluarkan zat sisa metabolisme. Manusia: paru-paru (CO₂), ginjal (urine), kulit (keringat). Tumbuhan: melalui stomata (O₂ dan uap air), akar (zat racun).
- Adaptasi: Morfologi (bentuk tubuh: kaki bebek berselaput), Fisiologi (fungsi tubuh: ular derik menghasilkan bisa), Tingkah Laku (pura-pura mati pada opossum).
2. KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
- Kingdom (5 kingdom): Monera (prokariotik, contoh bakteri), Protista (eukariotik uniseluler/multiseluler sederhana, contoh Amoeba, ganggang), Fungi (dinding sel kitin, saprofit/parasit, contoh jamur tempe), Plantae (berklorofil, autotrof), Animalia (heterotrof, dapat bergerak aktif).
- Urutan Takson (dari tinggi ke rendah): Kingdom – Filum (hewan) / Divisi (tumbuhan) – Kelas – Ordo – Famili – Genus – Spesies. Makin ke bawah makin banyak persamaan, makin sedikit jumlah makhluk hidup.
- Tata Nama Ilmiah (Binomial Nomenklatur): dua kata Latin, kata pertama = genus (huruf kapital), kata kedua = spesies (huruf kecil semua), ditulis miring atau digarisbawahi terpisah. Contoh: Oryza sativa (padi), Zea mays (jagung), Homo sapiens (manusia).
- Fungsi Klasifikasi: mempermudah identifikasi, menunjukkan kekerabatan, penyederhanaan objek studi, dasar pelestarian.
3. PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN
- Pertumbuhan: proses pertambahan ukuran (panjang, berat, volume) yang kuantitatif dan dapat diukur dengan alat (neraca, penggaris). Bersifat ireversibel. Dipengaruhi faktor internal (gen, hormon) dan eksternal (nutrisi, cahaya, suhu).
- Perkembangan: proses menuju kedewasaan yang kualitatif, tidak dapat diukur secara langsung. Contoh: muncul bulu ketiak, menstruasi, berfungsinya organ reproduksi, tanaman berbunga, perubahan warna bulu.
- Pada tumbuhan: perkecambahan (epigeal/hipogeal), pertumbuhan primer (ujung akar/batang) dan sekunder (kambium). Faktor: hormon (auksin, giberelin, sitokinin), air, oksigen, cahaya.
4. EKOSISTEM & INTERAKSI
- Komponen Biotik: Produsen (tumbuhan, fitoplankton) → Konsumen I (herbivora), Konsumen II (karnivora kecil), Konsumen III/puncak (karnivora besar). Dekomposer (bakteri, jamur) menguraikan sisa makhluk hidup menjadi zat hara. Detritivor (pemakan detritus: cacing tanah, rayap).
- Interaksi Antarorganisme:
- Mutualisme: kedua untung. Contoh: kupu-kupu/lebah dengan bunga (nektar & penyerbukan), Rhizobium dengan akar kacang-kacangan (nitrat & tempat hidup).
- Komensalisme: satu untung, satu tak rugi. Contoh: anggrek menempel di pohon (sinar, pohon tak rugi), ikan remora pada hiu.
- Parasitisme: satu untung, satu rugi. Contoh: benalu/tali putri pada inang, cacing pita di usus manusia.
- Predasi: pemangsa-mangsa. Contoh: singa dan zebra, ular dan tikus.
- Kompetisi: perebutan sumber daya sama. Contoh: kambing dan kerbau berebut rumput.
- Rantai Makanan & Aliran Energi: urutan perpindahan energi dari sumber (Matahari) → produsen → konsumen I → konsumen II → … → dekomposer. Energi berkurang di setiap tingkat trofik (sekitar 90% hilang sebagai panas), sehingga piramida energi selalu tegak. Makin tinggi tingkat trofik, biomassa makin kecil.
- Herbivora: konsumen primer pemakan tumbuhan. Contoh: belalang, sapi, ulat. Memiliki adaptasi gigi geraham lebar, usus panjang. Berperan mengendalikan populasi tumbuhan.
5. KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA & KONSERVASI
- Flora Endemik Indonesia: Rafflesia arnoldii (Bengkulu, parasit akar), Amorphophallus titanum (bunga bangkai, endemik Sumatra), Anggrek Hitam (Kalimantan), Kayu Cendana (NTT), Ulin/kayu besi (Kalimantan), Matoa (Papua), Eboni (Sulawesi).
- Fauna Endemik Indonesia: Komodo (NTT, kadal terbesar), Orangutan (Sumatra & Kalimantan, kera besar), Badak Jawa (Ujung Kulon, sangat langka), Anoa (Sulawesi, kerbau kerdil), Maleo (Sulawesi, burung gosong), Cenderawasih (Papua, burung surga), Tarsius (Sulawesi, primata kecil).
- Fauna Indonesia Barat (Oriental): mamalia besar (gajah, harimau, badak, tapir), banyak jenis kera (orangutan, lutung), sedikit burung berwarna cerah. Contoh: gajah Sumatra, harimau Sumatra, badak bercula satu.
- Fauna Indonesia Timur (Australis): mamalia kecil berkantung (kuskus, kanguru pohon), banyak burung berwarna cerah (cenderawasih, kakatua). Tidak ditemukan kera. Garis Wallace membatasi barat dan tengah, garis Weber membatasi tengah dan timur.
- Kegiatan Manusia yang Merusak Ekosistem: penebangan hutan ilegal, pembakaran hutan (kebakaran gambut), perburuan liar, penangkapan ikan dengan bom/sianida, pencemaran air/tanah/udara oleh limbah industri & rumah tangga, alih fungsi lahan menjadi pemukiman/perkebunan monokultur.
- Upaya Konservasi:
- In Situ (di habitat asli): Taman Nasional (TN Komodo, TN Gunung Leuser, TN Baluran), Cagar Alam (CA Gunung Gede Pangrango), Suaka Margasatwa (SM Way Kambas).
- Ex Situ (luar habitat): Kebun Raya (Bogor, Purwodadi), Taman Safari, Kebun Binatang (Ragunan), bank benih, penangkaran (Jalak Bali di TN Bali Barat juga ada ex situ).
6. TATA SURYA & BUMI
- Planet Terestrial (batuan): Merkurius, Venus, Bumi, Mars. Ukuran kecil, permukaan padat, atmosfer tipis/karbon dioksida.
- Planet Raksasa Gas (Jovian): Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Ukuran besar, atmosfer tebal H₂ & He, memiliki cincin (Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus). Saturnus paling spektakuler.
- Planet Kerdil: Pluto, Ceres (asteroid terbesar), Eris, Makemake, Haumea. Orbit elips, belum membersihkan lingkungan orbitnya.
- Ciri Bumi: satu-satunya planet dengan air cair, atmosfer 78% N₂ & 21% O₂, suhu rata-rata 15°C, jarak 150 juta km dari Matahari (zona Goldilocks), rotasi 24 jam, revolusi 365,25 hari, memiliki satelit alami (Bulan). Lapisan: inti dalam, inti luar, mantel, kerak.
- Rotasi Bumi: menyebabkan siang-malam, gerak semu harian Matahari, perbedaan waktu (setiap 15° beda 1 jam), pembelokan arah angin (efek Coriolis), bentuk bumi pepat di kutub.
- Revolusi Bumi: menyebabkan pergantian musim (belahan bumi utara/selatan), gerak semu tahunan Matahari, perbedaan lama siang-malam, perubahan rasi bintang sepanjang tahun, dasar kalender Masehi.
- Bulan: satelit alami Bumi, permukaan penuh kawah, tidak ada atmosfer, gravitasi 1/6 Bumi, fase-fase (baru, sabit, kuartal, purnama, dll). Menyebabkan pasang surut air laut (gravitasi Bulan & Matahari). Dasar kalender Hijriah.
- Gerhana Bulan: terjadi saat Bulan memasuki umbra Bumi (fase purnama, Matahari-Bumi-Bulan sejajar). Bulan tampak kemerahan karena atmosfer Bumi membiaskan cahaya merah. Gerhana Bulan Sebagian (hanya sebagian umbra), Total (seluruh umbra).
- Komet: benda langit dari es, debu, gas beku. Orbit sangat elips. Bagian: nukleus (inti), koma (atmosfer sekitar inti), ekor debu (melengkung, arah menjauhi Matahari), ekor ion (lurus, terdorong angin matahari). Contoh: Komet Halley (muncul tiap 76 tahun).
- Matahari: bintang deret utama, energi dari fusi H → He. Suhu permukaan ±5.500°C, inti jutaan derajat. Fenomena: prominensa (lidah api raksasa), bintik matahari (daerah gelap lebih dingin), flare (ledakan), angin matahari (partikel bermuatan). Peran: sumber energi fotosintesis, mengatur iklim, membantu pembentukan vitamin D kulit, pengeringan alami, panel surya.
- Pluto: sejak 2006 diklasifikasi ulang sebagai planet kerdil. Memiliki 5 satelit (Charon terbesar). Orbit sangat lonjong (eksentrisitas tinggi), kadang lebih dekat dari Neptunus. Suhu permukaan sekitar -230°C, atmosfer tipis membeku saat menjauhi Matahari.
7. KINGDOM PLANTAE & PERAN MATAHARI
- Ciri Plantae: eukariotik, multiseluler, dinding sel selulosa, berklorofil a/b, autotrof (fotosintesis), reproduksi seksual (biji/spora) dan aseksual (vegetatif). Menyimpan cadangan makanan berupa pati.
- Klasifikasi:
- Bryophyta (Lumut): tidak berpembuluh, akar rhizoid, sporofit bergantung pada gametofit, contoh: lumut daun (Marchantia). Habitat lembab, perintis.
- Pteridophyta (Paku): berpembuluh, daun muda menggulung, spora di bawah daun (sporangium), batang rhizom, contoh: paku tiang, suplir.
- Spermatophyta (Berbiji): organ reproduksi bunga/strobilus. Dikotil (biji berkeping dua, akar tunggang, tulang daun menyirip/menjari) dan Monokotil (biji satu keping, akar serabut, tulang daun sejajar). Contoh dikotil: mangga, kacang. Monokotil: padi, jagung, kelapa.
- Peran Matahari bagi Tumbuhan: energi cahaya digunakan dalam reaksi terang fotosintesis untuk memecah H₂O dan menghasilkan ATP & NADPH. Semua tumbuhan (lumut, paku, berbiji) bergantung pada energi ini. Tanpa cahaya cukup, reaksi gelap tidak optimal, produksi glukosa terhambat. Adaptasi: lumut toleran rendah cahaya, paku di bawah kanopi, tumbuhan berbiji memerlukan cahaya penuh.
A. Pilihan Ganda Biasa (1–7)
1. Berikut yang bukan ciri makhluk hidup adalah …
- Bernapas
- Bergerak
- Membutuhkan makanan
- Dapat berbicara
2. Perbedaan mendasar makhluk hidup dan benda mati adalah …
- Benda mati dapat bergerak aktif
- Makhluk hidup mampu berkembang biak
- Benda mati memerlukan nutrisi
- Makhluk hidup tidak memerlukan oksigen
3. Tingkatan tertinggi klasifikasi makhluk hidup disebut …
- Filum
- Kingdom
- Ordo
- Spesies
4. Urutan takson yang benar dari tertinggi ke terendah adalah …
- Kingdom – Filum – Kelas – Ordo – Famili – Genus – Spesies
- Spesies – Genus – Famili – Ordo – Kelas – Filum – Kingdom
- Kingdom – Kelas – Filum – Ordo – Famili – Genus – Spesies
- Filum – Kingdom – Kelas – Ordo – Famili – Genus – Spesies
5. Komponen biotik dalam ekosistem adalah …
- Air
- Tanah
- Cahaya matahari
- Tumbuhan
6. Hubungan kupu-kupu dan bunga termasuk simbiosis …
- Mutualisme
- Komensalisme
- Parasitisme
- Predasi
7. Tujuan utama klasifikasi makhluk hidup adalah …
- Mengelompokkan berdasarkan ukuran
- Mempermudah pengenalan dan studi
- Menentukan harga jual
- Membuat nama tanpa aturan
B. Pilihan Ganda Kompleks (8–19)
Pilih semua jawaban benar!
8. Pernyataan benar tentang pertumbuhan & perkembangan:
- Pertumbuhan bersifat kuantitatif.
- Perkembangan bersifat kualitatif.
- Pertumbuhan hanya pada hewan.
- Perkembangan tidak dipengaruhi lingkungan.
9. Penulisan nama ilmiah yang benar:
- Terdiri dua kata (binomial).
- Kata pertama genus, huruf kapital.
- Ditulis miring atau digarisbawahi.
- Kata kedua huruf kecil semua.
10. Tentang interaksi herbivora:
- Herbivora pemakan tumbuhan.
- Menempati tingkat trofik I.
- Contoh sapi, belalang.
- Selalu konsumen puncak.
11. Peran dalam rantai makanan:
- Produsen membuat makanan sendiri.
- Konsumen I selalu herbivora.
- Dekomposer menguraikan zat organik.
- Detritivor pemakan bangkai segar.
12. Aliran energi dalam rantai makanan:
- Energi mengalir dari produsen ke konsumen.
- Sebagian energi hilang sebagai panas.
- Piramida energi selalu tegak.
- Konsumen puncak terima energi terbesar.
13. Pasangan fauna endemik yang tepat:
- Komodo – NTT
- Orangutan – Kalimantan
- Anoa – Sulawesi
- Gajah – Papua
14. Flora endemik/khas Indonesia:
- Rafflesia arnoldii
- Amorphophallus titanum
- Anggrek tebu
- Kaktus
15. Kegiatan manusia ganggu keseimbangan ekosistem:
- Penebangan liar
- Limbah ke sungai
- Reboisasi
- Perburuan hewan dilindungi
16. Upaya pelestarian keanekaragaman hayati:
- In situ di habitat asli.
- Taman nasional termasuk in situ.
- Kebun binatang termasuk ex situ.
- Cagar alam lindungi ekosistem alami.
17. Ciri Bumi dukung kehidupan:
- Atmosfer mengandung O₂.
- Suhu sangat ekstrem.
- Air dalam bentuk cair.
- Jarak tepat dari Matahari.
18. Termasuk planet kerdil:
- Ceres
- Pluto
- Eris
- Bulan
19. Planet terestrial & raksasa gas:
- Merkurius terestrial.
- Jupiter raksasa gas.
- Saturnus terestrial.
- Venus terestrial.
C. Pilihan Ganda Kompleks Kategori (20–31)
Pilih semua pernyataan yang sesuai kategori!
20. Tentang komet:
- Tersusun es, debu, gas beku.
- Ekor selalu menjauhi Matahari.
- Orbit elips.
- Tidak punya inti.
21. Karakteristik komet:
- Memiliki ekor saat dekat Matahari.
- Inti padat (nukleus).
- Terlihat seperti bintang berekor.
- Tidak terpengaruh gravitasi Matahari.
22. Perpindahan energi pada rantai makanan:
- Produsen tangkap energi dari Matahari.
- Energi berpindah 100% ke trofik berikut.
- Energi hilang sebagai panas tiap perpindahan.
- Makin tinggi trofik, energi makin kecil.
23. Fauna Indonesia barat (Oriental):
- Mamalia besar.
- Burung berwarna cerah dominan.
- Banyak hewan berkantung.
- Contoh: gajah, harimau, badak.
24. Dampak negatif manusia terhadap ekosistem:
- Erosi karena penggundulan.
- Pencemaran limbah pabrik.
- Meningkatkan keanekaragaman.
- Perubahan iklim global.
25. Fakta tentang Bumi:
- Rotasi barat ke timur.
- Satu satelit alami, Bulan.
- Diameter sekitar 12.742 km.
- Planet kelima dari Matahari.
26. Akibat revolusi Bumi:
- Pergantian musim.
- Perbedaan lama siang-malam.
- Gerak semu tahunan Matahari.
- Efek Coriolis.
27. Karakter Pluto:
- Status planet kerdil.
- Orbit sangat lonjong.
- Lebih besar dari Bumi.
- Memiliki 5 satelit.
28. Gerhana bulan terjadi jika:
- Bulan masuk umbra Bumi.
- Matahari-Bumi-Bulan segaris.
- Fase bulan purnama.
- Bulan tampak kemerahan (total).
29. Manfaat gerakan Bulan:
- Pasang surut air laut.
- Dasar kalender Hijriah.
- Penerangan malam.
- Sumber listrik utama.
30. Karakteristik Matahari:
- Prominensa lidah api.
- Bintik matahari lebih dingin.
- Angin matahari partikel bermuatan.
- Bintang paling besar di alam semesta.
31. Peran Matahari bagi manusia & tumbuhan:
- Energi utama fotosintesis.
- Mengeringkan pakaian & makanan.
- Pembentukan vitamin D.
- Penyebab pasang surut.
D. Esai (32–35)
32. Jelaskan peran Matahari bagi tumbuhan lumut, paku, dan tumbuhan berbiji dalam fotosintesis! Kaitkan dengan kebutuhan energi masing-masing kelompok.
33. Sebutkan dan jelaskan lima ciri khas kingdom Plantae yang membedakannya dari kingdom lain!
34. Berikan masing-masing dua contoh konservasi in situ dan ex situ di Indonesia, serta jelaskan perbedaan mendasar keduanya!
35. Gambarkan dan jelaskan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan saat gerhana bulan! Sertakan keterangan bagian umbra dan penumbra.